Contoh Bentuk Java Herbal Pill Paket
yang terdiri dalam 4 botol, dan masing-
masing botol terdiri dari 315 butir pill.



Contoh Bentuk keringan dari bahan
pembentuk Java Herbal Pill.
Setelah pencampuran bahan-bahan secara merata, bersama dengan Beta Vulgaris Fructus mengikat seluruh komponen herbal
sebelum menjadi bentuk pill.


 

TENTANG JAVA HERBAL PILL (JHP)

Temuan dari Sejarah Budaya dan Tradisi Jawa

.. . . . . . . . . . . . . .. . . . .
Efek baik yang terasa setelah mengkonsumsi Java Herbal Pill (JHP) dapat dirasakan cukup cepat, hanya 15-30 menit pertama setelah mengkonsumsi “Java Herbal Pill” (berupa perasaan hangat yang timbul diseluruh tubuh). Karena terbuat dari 100% bahan-bahan alami “Java Herbal Pill” tidak memberikan efek samping negatif dan aman untuk dikonsumsi anak-anak. Produk JHP telah teruji dan khasiatnya terbukti dapat menurunkan jumlah virus HIV, serta meningkatkan kekebalan (imunitas) tubuh. Terigistrasi sebagai JAMU dengan nomor registrasi POM TR. 053.445.501

Yang dirasakan setelah mengkonsumsi JHP umumnya adalah :
- 15 menit pertama, timbul rasa hangat diseluruh tubuh.
- 3 jam pertama, pengguna JHP akan merasa adanya
. energi untuk melakukan aktivitas tidak seperti
. biasanya. Yang baik bagi pasien yang biasanya cepat
. merasa lemas, letih, dan lemah.
- Dalam beberapa hari (3 - 6 hari) atau tergantung pada
. kondisi pasien sebelumnya. Pada umumnya pasien
. akan mulai memiliki nafsu makan yang baik.
- Jika pasien mengkonsumsi Java Herbal Pill (JHP)
. sesuai jadwal seperti yang diharuskan, 3 s/d 4 kali
. sehari, maka sistem kekebalan tubuh (imun) akan
. meningkat dengan baik dalam periode waktu antara
. 20-30 hari. atau tergantung pada tingkat kerusakan
. yang telah diakibatkan oleh virus HIV pada tubuh
. pasien.

Test Darah

Sebelum memulai untuk mengkonsumsi Java Herbal Pill (JHP), pasien yang belum pernah memiliki hasil laboratorium untuk Viral Load dan CD4, diharapkan untuk memiliki test darah dibawah ini :

A
Test Antibody menggunakan Antigen, atau disebut juga sebagai: Test AntiHIV
Hasil pemeriksaan lab (nilai rujukan normal) seharusnya : (negatif)
(Sebelum memulai JHP, pasien tidak diwajibkan untuk melakukan test AntiHIV lagi, jika pasien memang pernah melakukan test AntiHIV sebelumnya dan memiliki hasil labnya mengatakan Positif HIV. Namun melakukan test Viral Load sebelum mulai pengobatan HIV menggunakan JHP sangatlah penting. Tujuannya adalah untuk dapat melakukan perbandingan jumlah virus pada pasien, sebelum memulai konsumsi JHP dengan setelah mengkonsumsi JHP selama periode waktu tertentu.
B
CD4 (Lympocyte T Helper) / Imun Sistem / Kekebalan Tubuh
Nilai rujukan normal CD4 adalah antara 410 - 1590 ml/ul
Umumnya pasien HIV memiliki angka CD4 dibawah 410.
Lembaga kesehatan WHO menyatakan bahwa jika seorang pasien HIV mencapai CD4 berjumlah dibawah 300, maka ia sudah harus menggunakan pengobatan atau terapi khusus untuk HIV.
C
Viral Load (HIV viral rate per ml of blood)
Nilai rujukan untuk hasil pemeriksaan Viral Load adalah : 0
(Di Indonesia, rata-rata untuk pemeriksaan Viral Load sensitifitas reagen hanya mampu membaca jika jumlah Virus mencapai 400 kopi, jika jumlah virus seorang pasien ternyata dibawah angka 400 kopi, maka hasil lab akan menyatakan : Virus Undetected). Namun tahun 2010, Prodia menjadi laboratorium pertama di Indonesia yang memiliki reagen untuk melakukan test Viral Load dengan sensitivitas mendekati 0. Dapat membaca hingga 10 kopi.
Javanessia, kami bekerjasama dengan Laboratorium Prodia, mereka telah menggunakan reagent "HIV-1 RNA Realtime Generasi II. Yang mampu mendeteksi virus sampai jumlah 10 copies /ml darah.
D NAT (Nucleic Acid Test)
Adalah sebuah alat test baru, yang memberikan hasil / menunjukan gambaran apakah dalam darah seseorang terdapat DNA Virus HIV atau tidak. Tipe test ini dapat memberikan hasil apakah kita terinfeksi atau tidak hanya dalam 5 hari setelah seseorang melakukan aktifitas yang berisiko terinfeksi HIV. Teknologi baru ini membuat masa jendela infeksi HIV menjadi lebih pendek. Pasien tidak perlu lagi menunggu sampai 3 bulan atau 1 tahun untuk mengetahui ia telah terinfeksi atau tidak akibat menunggu terbentuknya antibody dahulu yang dapat dideteksi oleh test AntiHIV.
E
Anti HCV 
Adalah hanya untuk pasien HIV yang juga terinfeksi Hepatitis C.
Nilai rujukan normal dari test Anti HCV adalah  : Negatif
(Menjadi penting untuk mengetahui apakah pasien juga mendapat infeksi opportunistik lainnya seperti Hepatitis, TBC, Toksoplasma dll. Walaupun JHP tidak memberikan efek buruk pada hati/liver/hepar namun test Anti HCV biasanya disertai dengan nilai index dari virus Hepatitis, yang dapat terefek juga dalam penggunaan dengan JHP, berupa : Penurunan Index HCV).

Jika anda ingin melihat perubahan yang terjadi dalam darah pasien, anda dapat melakukan test darah rutin dengan periode test, setiap 1 bulan sekali setelah mengkonsumsi JHP secara teratur. Anda dapat melihat dengan jelas perbedaan dari kenaikan Imun Sistem dan penurunan virus dalam darah pasien sebelum dan sesudah mengkonsumsi Java Herbal Pill (JHP). Mengkonsumsi JHP dalam dosis tinggi (80x dosis tertera) dinyatakan masih tetap aman dan tidak menyebabkan efek samping negatif.


Penggunaan JHP Jangka Panjang

Penggunaan Java Herbal Pill (JHP) jangka panjang, adalah aman. JHP tidak menyebabkan kecanduan, dan Imun sistem akan semakin membaik, sedangkan viral Load diharapkan dapat menjadi tidak terdeteksi. Sebaiknya pasien tetap mengkonsumsi Java Herbal Pill seperti dosis tertera setiap bulannya, sebagai suplemen harian, sekitar 10-15 butir pill 3 x sehari sebelum atau sesudah makan.
Jika pasien mengkonsumsi obat dokter lainnya, silakan menggunakan JHP dengan dijeda 1 jam sebelum atau sesudah mengkonsumsi obat lainnya tersebut.



Penggunaan Java Herbal Pill dengan Pengobatan lainnya

Uji Klinis Java Herbal Pill (JHP) pada 100 pasien berbeda dengan terapi pengobatan herbal ini telah dilakukan tahun 2010-2011, dengan hasil sebagai berikut:
1. Java Herbal Pill sangat aman digunakan, dan memberikan hasil yang sangat baik
. . kepada pasien HIV/AIDS terutama pada pasien yang masih belum berani mengambil
. . pengobatan menggunakan kimia sintetik sejak mereka mengetahui telah terinfeksi
. . HIV.

2.
Java Herbal Pill aman dan memberikan hasil yang baik kepada pasien HIV/AIDS yang
. . berencana untuk melepaskan pengobatan sebelumnya (seperti ARV)

3. Java Herbal Pill
aman dan masih memberikan hasil yang baik pada pasien HIV/AIDS
. . yang menggunakan JHP dan masih ingin tetap menggunakan pengobatan lainnya
. . (seperti ARV) atau dengan tambahan suplemen herbal lainnya. Pada kasus ini pasien
. . diharapkan untuk mengkonsumsi dengan jeda/selang waktu 1 jam sebelum atau
. . sesudah mengkonsumsi obat dokter.
Bagi ketiga jenis konsumen diatas (no1-3) pasien diharapkan minum yang cukup (minimum 1 liter air perhari). Usahakan minum air putih sejumlah itu selama pengobatan dengan JHP dilakukan.

 
 

About HIV
HIV Symptomps
What is AIDS
HIV Test
How do you get HIV
Natural Remedies
Founder of JHP
Staying Healthy with HIV
Latest HIV Research
More Result of JHP User
Interview with HIV Founder
HIV/AIDS Herbal Therapy

SMS : 0817-205280
PIN BB : 31701F0E
(jam kerja : 9.00 - 17.00 WIB)
.
   
Copyright © 2013 javanessia.com All Rights Reserved